Wednesday, August 31, 2011

You Are My Destiny episode 149

Sae Byuk masuk ke halaman dan tampak heran, Ibu, Kakak, kenapa kaget?

Sae Byuk tidak mendengar percakapan mereka. Yeong Suk dan Tae Poong mengalihkan pembicaraan.



Yeong Suk mengundang Sae Byuk makan nakjibokeum (cumi tumis pedas), apa kau terburu-buru? Sae Byuk bersedia makan dulu sebelum pergi.



Ny. Seo terus mencari suaminya dan melihat Presdir Kang bersama Jeong Mi Ok. Ia syok.



Ny. Seo mengikuti mereka, ia kaget sekali melihat Mi Ok tampak akrab dengan Presdir Kang. Ini mungkin karena Mi Ok lama tinggal di Amerika, jadi lebih bebas.



Ny. Seo mengikuti mereka sampai keduanya masuk dalam lift. Ini membuat Ny. Seo semakin resah, mau kemana mereka?

Mi Ok mengenalkan Presdir Kang pada Tuan Park, salah seorang CEO. Saat mereka menunggu, Presdir Kang mendapat telp dari Ny. Seo, tapi ia berkata sedang makan siang dengan orang penting dan menutup telp.



Ny. Seo telp ke rumah ingin bicara dengan Sae Byuk. Tapi Yu Ri berkata Sae Byuk belum pulang. Ny. Seo semakin marah.



Ho Se telp Sae Byuk dan menggantikan Sae Byuk masak nasi. Sae Byuk cepat2 pulang karena Ny. Seo belum sampai rumah.



Ho Se langsung menyambut Sae Byuk, melepas celemeknya.



Membantu Sae Byuk mengenakan celemek, meskipun tidak terlalu rapi.



Lalu jreng! Sae Byuk menyambut mami mertua dengan senyum manis, ibu sudah pulang.

Ho Se : Ibu pulang terlambat.



Ny. Seo tampak heran, kau sudah pulang? Lalu Yu Ri turun dan bengong melihat keduanya. Kakak ipar..kau sudah pulang?

Ny. Seo marah pada Yu Ri dan berkata kalau pelajaran merangkai bunga akan segera mulai. Lalu masuk kamar.

Ho Se dan Sae Byuk menghela nafas lega..fiuh.



Jo Sang Ki ada di depan rumah keluarga Kim dan ingin menemui So Young. So Young keluar untuk membuang sampah dan kaget melihat Jo Sang Ki.

So Young mengusir Jo sang Ki. Sang Ki mengancam akan mengatakan kalau ia ayah Yun Hee kepada keluarga Kim.



So Young dan Sang Ki bertengkar lagi dan Dae Jin muncul bersama Tae Young. Tae Young langsung berkata kalau ini adalah keponakan Ny. Lee.

Dae Jin mengajak Sang Ki masuk, tapi Sang Ki berkata akan pergi dulu.



Tae Young mengikuti Sang Ki dan mengancam Sang Ki, agar menjauhi So Young. Jo Sang Ki sayangnya tahu kalau Tae Young tidak jadi profesor.



So Young telp ibunya dan berkata kalau Sang Ki muncul di keluarga Kim. Jo sang Ki pulang dan Ny. Lee marah, ia mencoba mengusir Jo Sang Ki. Apa sebenarnya yang kau inginkan? Kau pasti ingin sesuatu.

Sang Ki sepertinya ingin minta uang, tapi Yun Hui pulang dan Jo Sang Ki menahan mulutnya, mereka akan bicara masalah uang nanti. Tapi tetap minta uang untuk beli baju dalam. Ny. Lee benar2 stres.



Yeon Shil sampai di bandara tapi Soo Bin sudah tidak ada. Ia menangis sedih.



Soo Bin dan Dr. Nam ada di pesawat. Nam tahu Soo Bin masih ragu untuk pergi ke Afrika. Soo Bin berkata sejujurnya ia mencemaskan ayah ibunya. Tapi ia mencintai Nam.

Tiba-tiba Soo Bin seperti mendengar ibunya memanggil namanya. Ia berdiri, ibu! semua penumpang jadi heran.



Nam mengerti, ia memeluk Soo Bin dan memberikan syalnya, ia minta Soo Bin menjaga syalnya selama setahun. Nam minta Soo Bin menunggunya saja.



Soo Bin turun dari pesawat dan melihat ibunya menangis. Yeon Sil akan pergi dan Soo Bin memanggilnya. Keduanya berpelukan.



Tiba-tiba Yeon Shil merasa perutnya sakit. Soo bin panik dan membawa ibunya ke RS.

Untung bayi Yeon Shil sehat. Ia hanya stres saja. Yeon Shil terharu melihat bayinya di foto USG.



Dae Gu rapat dan sadar ada banyak missed call. Ia melacak dan ternyata Yeon Shil ke RS. Ia buru2 menyusul karena takut Yeon Shil berpikir sempit.

Dae Gu menemukan Yeon Sil dan lega kalau mereka baik-baik saja. Soo Bin tersenyum melihat kedua orang tuanya.



Keluarga Kim makan malam dan Mi Ok datang membawa kue kacang merah bentuk ikan. Mi Ok membagi kue untuk Nenek dan yang lain, tapi mereka tidak terlalu antusias.



Mi Ok cerita, kalau dulu ia sering makan kue ini sambil menggendong Sae Byuk kecil. Mereka makan itu sebagai makan malam.

Tapi saat melihat kue ini, aku jadi teringat masa lalu dan air liurku menetes.



Tae Poong : Meskipun kau miskin, kau tidak bisa membuang anakmu begitu saja.

Dae Jin menegur Tae Poong. Mi Ok sadar ia sudah merusak suasana. Mi Ok pergi.



Nenek menunjuk ke arah tempat duduk Mi Ok, apa itu? So Young mengambilnya, ternyata rambut.

Nenek : Cepat ambil selotip, bersihkan dengan itu, kalau terus rontok seperti itu, dia bisa botak dengan cepat.



Ny. Seo dan Sae Byuk merangkai bunga. Ia tanya apa Sae Byuk tahu siapa Jeong Mi Ok. Sae Byuk berkata tidak tahu.

Ny. Seo mengatakan kalau Mi Ok adalah pelukis terkenal dari New York. Ia tidak percaya kalau keluarga Kim mengijinkan orang tinggal di rumah mereka tanpa tahu siapa mereka.



Sae Byuk merangkai bunga dan Ny. Seo minta ia mengulangnya. Kau harus merangkai dengan pikiran tenang untuk setiap tangkainya.

Tuan Kang pulang. Sae byuk otomatis berdiri untuk menyambut ayah mertuanya. Tapi Ny. Seo marah, lihat kau mudah sekali hilang konsentrasi.



Tuan Kang ke kamar dan istrinya ikut. Ny. Seo tanya dari mana Tuan Kang tadi.

Tuan Kang berkata ada meeting penting dan minta istrinya tidak terlalu keras ke Sae Byuk.



Ny. Seo protes, aku tidak seperti ibu mertua masa lalu yang membuat menantunya melakukan segalanya.

Ny. Seo tanya kenapa suaminya pergi dengan Jeong Mi Ok. Tuan Kang tidak percaya, kau mengikutiku?

Kang menjelaskan kalau Mi Ok mengenalkannya ke beberapa CEO penting. Ia keluar karena kesal. Ny. Seo marah pada suaminya.



Sae Byuk masuk kamarnya dan Ho Se berkata ia sedang menyelesaikan tugas kantor Sae Byuk. Sae Byuk berterima kasih dan Ho se mengeluh, kita baru saja menikah tapi tidak bisa sering bersama.

Sae Byuk bingung, dua vas bunga itu mau diapakan. Ho se usul untuk mengantarkannya ke keluarga Kim.

Sae Byuk siap-siap untuk les flute.



Paginya, Mi Ok akan memberikan lukisannya untuk Presdir Kang. Saat Mi Ok keluar, Tae Poong tanya sampai kapan Mi Ok akan tinggal di rumah mereka.

Tae Poong minta Mi Ok segera pulang ke Amerika dan teriak, kalau tidak segera pergi, ia akan mengatakan kalau Mi Ok adalah ibu kandung Sae Byuk.



Ho Se datang dan mendengar semuanya, apa maksudmu? Katakan padaku yang sebenarnya.



Tae Poong membenarkan, Mi Ok memang ibu kandung Sae Byuk. Tapi mereka tidak bisa mengatakannya karena tidak ingin Sae Byuk terluka.



Sae Byuk sampai kantor dan heran melihat Soo Bin. Soo bin berkata ia tidak jadi pergi.

Pak Jang dan yang lain datang. Mereka bersemangat lagi. Soo Bin menghadap Presdir Kang dan membahas masalah pekerjaan.



Jeong Mi Ok datang dan Soo bin keluar. Mi Ok memberikan lukisan untuk Tuan Kang. Tuan Kang senang sekali karena sudah tahu siapa Mi Ok.

Ia menurunkan lukisan lama dan memasang lukisan Mi Ok sendiri. Tapi Mi Ok berkata kalau lukisan itu miring.



Soo bin bertemu Ny. Seo di luar dan memberi salam. Ny. Seo dingin saja dan jalan terus. Soo bin sadar sudah meninggalkan dokumen, lalu kembali ke kantor Presdir.



Mi Ok berdiri dan membantu Presdir memasang lukisan. Memang sebenarnya tidak perlu hahaha...

Ny. Seo masuk, ia melihat keduanya dengan tajam. Presdir berkata kalau pelukis Jeong Mi Ok memberikan lukisan berharga yang mahal sekali.



Ny. Seo dengan dingin minta suaminya cuci tangan untuk membersihkan debu. Setelah tinggal berdua, ia minta Mi Ok menjauhi menantu dan suaminya, ia bisa mengurus keluarganya sendiri.



Mi Ok berkata ia hanya mengenalkan Presdir dengan investor baru dan berterima kasih pada Presdir karena sudah menjaga Sae Byuk dengan baik.



Ny. Seo kesal dan melepas lukisan itu, ia mengembalikan ke Mi Ok, kami tidak menginginkan ini. Mi Ok berkata ia memberikan lukisannya untuk Presdir Kang.

Keduanya dorong-dorongan dan lukisan Mi Ok jatuh, piguranya rusak. Soo Bin masuk dan terkejut melihat keduanya.



Sae Byuk menemui Ho se dan minta tolong masalah pekerjaan.

Ho Se masih memikirkan ibu kandung Sae Byuk dan mengajak Sae Byuk bicara. Mengenai ibu kandungmu...

Sae Byuk : Ya?



YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147], [148]



Tuesday, August 30, 2011

You Are My Destiny episode 148

Nenek, Dae Jin dan Tae Poong keluar karena mendengar keributan. Yeong Suk merebut foto di tangan Mi Ok.

Mi Ok : Kembalikan, jangan menyentuhnya! Ya itu aku. Aku adalah ibu kandung Jang Sae Byuk, bukan, ibu kandung Soo Jin.



Semua syok. Mi Ok mengaku, ya akulah ibu Soo Jin. Aku meninggalkan putriku di pantai saat ia berusia 4 th. Aku ingin mengejar karirku sendiri dan membuang putriku.

Aku selalu mendengar tangisannya memanggilku "Ibu" selama 20 th ini dan aku kembali untuk mencari putriku, Ya! Aku adalah ibu Soo Jin!



Yeong Suk menenangkan Mi Ok dan minta ia masuk ke dalam dulu.



Mi Ok menolak, ia ingin menemui Sae Byuk. Aku akan mengatakan kalau aku adalah ibunya. Aku melahirkannya, merindukannya dan ingin memeluknya dan minta maaf padanya kalau aku benar2 menyesal.

Aku akan pergi mengatakan identitasku padanya dan menebus tahun2 penderitaan-nya. Aku akan berdamai dengannya meskipun aku harus mengorbankan hidupku sendiri. Aku akan pergi.



Mi Ok jalan pergi tapi kemudian ia pingsan. Tae Poong membantu mengangkat Mi Ok ke kamar Sae Byuk.



Keluarga Kim bingung, jadi Mi Ok adalah ibu kandung Sae Byuk. Yeong Suk tidak mengerti bagaimana seorang ibu bisa melakukan ini.

Tae Poong juga merasa tidak enak, Mi Ok bisa ketawa dan tersenyum di depan Sae Byuk.

Nenek ingin Sae Byuk tahu kalau ibu kandungnya masih hidup.



Ho Se + Sae Byuk pulang dan Ny. Seo minta Sae Byuk duduk dulu.

Ny. Seo mengijinkan Sae Byuk kerja di kantor, tapi ia harus membagi waktu dengan semua les khusus.



Jadwal Sae Byuk : Pagi, les inggris. Ke kantor. Setelah kerja langsung les untuk ujian masuk universitas. Les masak dan merangkai bunga tiga minggu sekali. Dan tiap akhir pekan ada les berkuda dan golf.



Sae Byuk : Artinya aku tidak diijinkan untuk lembur di kantor dan tidak punya waktu pribadi.

Ny. Seo : Lalu bagaimana lagi, kau tidak bisa melakukannya?

Sae Byuk mengerti dan akan mengikuti jadwalnya.



Ho Se protes dengan jadwal Sae Byuk, ini keterlaluan. Tapi Sae Byuk berkata tidak apa-apa, ia akan jadi menantu yang lebih baik lagi.



Presdir Kang juga tidak mengerti, jadwal itu berlebihan, bagaimana menantu akan bisa bertahan di bawah jadwal yang seketat itu.

Ny. Seo seperti biasa punya alasannya sendiri, seperti latar belakang keluarga yang tidak sepadan dll.



Presdir Kang mengalah dan minta istrinya sedikit lebih baik ke Sae Byuk. Ny. Seo semakin kesal, sejak Sae Byuk datang, ia jadi berubah dan bahkan suaminya juga menganggap ia jahat.

Presdir Kang berkata ia tidak berubah, istrinyalah yang berubah, sering marah tanpa alasan.



Ny. Seo tanya kemana suaminya hari ini. Dan bertemu siapa. Presdir Kang berkata ia mengurus pekerjaan dan bertemu banyak orang.



Mi Ok sadar dan menemui keluarga Kim. Ia minta maaf dan juga berterima kasih pada mereka. Yeong Suk tidak mengerti, tadi Mi Ok menangis sekarang bisa tersenyum.



Mi Ok berkata kalau Ayah Sae Byuk memang sudah meninggal. Saat itu ia masih sangat muda dan ketakutan. Kami berdua adalah mahasiswa seni yang miskin, naif dan tidak pengalaman, tanpa perencanaan, kami memiliki Sae Byuk.

Saat suamiku meninggal, aku melihat Sae Byuk dan jadi marah, impianku menjadi pelukis hancur. Aku tidak bisa mendapatkan pekerjaan tanpa koneksi dan uang untuk menyewa pengasuh. Sae Byuk menangis seharian karena lapar. Aku merasa tidak punya harapan dan menderita.

Lalu 4 th kemudian, aku bertemu suamiku yang sekarang.



Keluarga Kim kaget, jadi kau menikah lagi?

Mi Ok berkata suaminya tidak tahu dia sudah menikah dan punya anak. Karena Mi Ok dan ayah Sae Byuk tidak pernah mendaftarkan pernikahan mereka. Sae Byuk tidak didaftarkan pada negara.

Yeong Suk marah sekali. Mi Ok berkata ia masih terlalu muda saat itu.



Yeong Suk : Alasan apa itu? Kalau kau melahirkan anak, kau harus tanggung jawab. Setelah apa yang kau buat, kau berani menyebut dirimu ibu?



Mi Ok berkata bagaimanapun ia tetap ibu Sae Byuk. Sekejam apapun ia tetap ibu kandung Sae Byuk. Ia mohon agar mereka merahasiakan ini pada putrinya.

Tae Poong marah dan pergi, ia akan mengatakan ini ke Sae Byuk. Ia tidak terima Sae Byuk dibohongi lagi. Yeong Suk mengejar anaknya, hei! Tae Poong!



Ho Se mengecek internet dan menemukan kalau Mi Ok adalah pelukis terkenal. Ho se tanya apa Sae Byuk tidak ingin tahu keluarganya.

Sae Byuk tidak mau. Tae Poong telp dan ingin ketemu Sae Byuk di luar.



Tae Poong ada di luar gerbang dan ibunya menyusul. Yeong Suk berkata ia tidak suka Mi Ok tapi melarang Tae Poong melakukan ini.

Tae Poong ingin Sae Byuk yang memutuskan sendiri masalah ini. Dia harus tahu yang sebenarnya.



Sae Byuk keluar dan heran melihat ibu dan kakaknya.

Yeong Suk mengarang alasan. Tae Poong mengalah dan berkata ke Sae Byuk, kau tahu kan..aku pria tipe "A" (gol darah A, introvert)

Yeong Suk menyuruh Sae Byuk masuk lagi. Ketiganya berpisah.



Tae Poong pulang dan Mi Ok langsung menariknya, apa yang terjadi? Kau mengatakan ke Soo Jin? kalau aku adalah ibu kandungnya?

Tae Poong tidak mengatakannya, karena Mi Ok tidak pantas jadi ibu Sae Byuk. Keluarga Kim janji akan merahasiakan ini.



Tae Poong : Aku juga akan merahasiakan ini. Tapi bukan untuk Nyonya. Ini demi Sae Byuk.



Pagi hari di keluarga Kang. Sae Byuk les inggris. Ny. Seo menyajikan teh untuk mereka.



Sae Byuk masih mengantuk saat harus ikut meeting di kantor. Soo Bin berkata ia akan mengundurkan diri dari Lohas dan akan ke LN. Semua kaget.



Sae Byuk dan Soo Bin bertemu di ruang meeting. Soo Bin berkata akan ke Afrika bersama Dr. Nam.

Soo Bin tidak sanggup kehilangan pria yang ia cintai dan memutuskan tinggal bersamanya. Soo bin minta Sae Byuk menyampaikan salamnya untuk keluarga Kim dan Kang. Khususnya Nenek.

Sae Byuk : Kakak!



Soo Bin mengemasi pakaian-nya dan ingin telp ayahnya. Tapi Ayahnya sibuk. Ia memanggil Yeon Shil.



Yeon Shil masih mengenakan jubah mandi dan Soo Bin berkata akan segera pergi. Ibunya marah, kau pikir Afrika itu coffee shop, kau bisa pergi dan datang sesukanya. Tidak boleh.



Soo Bin tidak peduli karena takut kehilangan Nam. Ia pergi. Ibunya panik dan segera ganti baju menyusul ke bandara.



Dr. Nam menunggu Soo Bin di bandara dan tersenyum lebar saat Soo bin muncul.



Ny. Lee telp rumah dan lupa kalau ada Jo Sang Ki, ia menyuruh Yun Hui ke toko untuk mengantar barang. Jo Sang Ki bersedia, tapi Ny. Lee sadar dan melarangnya. Sang Ki tetap pergi.

Ny. Lee bingung dan berusaha mengajak Yeong Suk pergi agar tidak bertemu Sang Ki.



Yeong Suk sibuk dan berkata kalau mau pesan saja. So Young datang dan akan pulang bersama Nenek dan ibu mertuanya nanti.

Nenek mendengar tadi kalau Ny. Lee akan pesan makanan, ia senang dan bisa menunggu Tae Young sambil makan.



Ny. Lee minta So Young segera mengajak Nenek dan Yeong Suk pergi karena Jo Sang Ki akan datang.

So Young panik dan segera mengajak keduanya pergi, kita makan sup seafood hangat saja bagaimana? Yeong Suk dan Nenek setuju.

Mereka akan pergi saat Jo Sang Ki masuk.



Ny. Lee buru2 berkata kalau dia adalah keponakannya. Yeong Suk pamit pulang, besan, kami pulang.

Setelah tinggal berdua, Jo Sang Ki berkata kalau alasan Ny. Lee takut ia datang adalah karena kerja bersama besan-nya.



Ny. Seo sedang merangkai bunga sambil marah2, kalau Sae Byuk sampai terlambat memenuhi jadwal, ia akan memotongnya seperti bunga ini.



Tuan Kang menerima telp dari Mi Ok dan berterima kasih atas bantuan Mi Ok. Mi Ok berkata akan melakukan apa saja untuk membantu perusahaan mertua Sae Byuk yang bagaikan putrinya sendiri.

Istrinya masuk dan Presdir Kang langsung menutup telp. Ny. Seo curiga dan Presdir Kang minta istrinya tidak berpikir macam2.



Ny. Seo sempat mendengar sedikit dan ingat kalau ada yang berkata pernah melihat Tuan Kang dengan Mi Ok. Ny. Seo tidak tinggal diam.



Sae Byuk membicarakan masalah iklan dengan Tae Poong. Ia berkata kalau Soo Bin ke luar negeri.

Tae Poong kaget, dan akan tanya ke Yeon Shil nanti.



Sae Byuk menanyakan Mi Ok, apa dia tidak punya keluarga lainnya, kenapa tidak pulang ke Amerika.

Tae Poong ingin tahu apa yang akan dilakukan Sae Byuk kalau ibu kandungnya masih hidup.

Sae Byuk : Oppa, apa yang kau bicarakan?

Tae Poong : Bukan, aku hanya ingin tahu saja.

Sae Byuk hanya punya satu ibu, dan ia tidak menganggap orang yang sudah membuangnya sebagai ibu.



Tae poong pulang tapi syalnya ketinggalan. Sae Byuk mengambil syal kakaknya dan menyusul Tae Poong.



Presdir Kang tiba di hotel dan menemui Mi Ok. Keduanya akan bertemu para CEO.



Ny. Seo masuk ke lobby hotel tapi tidak menemukan suaminya, aku jelas melihatnya masuk kesini. Kemana dia?



Yeong Suk menyadari kalau Mi Ok tidak di kamar. Kemana dia?

Tae poong pulang dan berkata sepertinya Sae Byuk akan sangat tergoncang kalau tahu tentang Mi Ok.

Yeong Suk ingin tahu apa pendapat Sae Byuk.



Sae Byuk ada di luar dan bicara di telp, sepertinya dengan Ho Se.



Tae Poong : Dia berkata kalau dia hanya punya satu ibu, jelas kenyataan kalau ia dibuang meninggalkan luka yang sangat dalam di hatinya, lebih baik tidak mengatakan padanya kalau Mi Ok adalah ibu kandungnya.



Sae Byuk jalan masuk ke halaman rumah. Membuat Yeong Suk dan Tae Poong kaget.



YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147]

You Are My Destiny episode 147

Tae Young terus saja memukuli Jo sang Ki. Setelah beberapa saat keduanya sadar kalau mereka saling kenal.

So Young kaget, Tae Young! Kau kenal dia?

Sang Ki juga berseru, So Young! jadi ini suamimu?



So Young dan Tae Young bicara berdua di kamar. Tae Young marah karena So Young tidak mengatakan padanya kalau Jo Sang Ki adalah ayah kandung Yun Hui.



So Young minta maaf, ia tidak mengira Sang Ki akan sejauh ini. Mengikuti mereka sampai rumah. Tae Young juga tidak menjelaskan bagaimana ia bisa bertemu Jo Sang Ki.



Tae Young dan So Young keluar menemui Jo Sang Ki. Tae Young minta Jo Sang Ki pergi dari rumah Ny. Lee.

Jo Sang Ki tidak mau bahkan menantang untuk memanggil polisi, siapa nanti yang akan disalahkan. So Young tahu kalau situasinya tidak menguntungkan dan minta jangan panggil polisi.

Jo Sang Ki menyalahkan Tae Young, kau bilang katanya aku harus minta maaf pada putriku.



Ny. Lee dan Yun Hui pulang, mereka syok melihat Tae Young disini.



Ho Se mendengar apa yang sebenarnya terjadi dari Mi Ok. Kalau Sae Byuk tidak tidur karena menyiapkan sayuran.

Mi Ok berkata ibu Ho Se tidak akan mendengarnya dan akan buruk akibatnya untuk Sae Byuk. Ia minta Ho Se mencari pembantu dan pura2 tidak tahu masalah yang terjadi.



Ho se mendapat telp, sepertinya pencari kerja. Ia minta maaf karena situasi ekonomi, Lohas juga akan mengurangi jumlah karyawan.

Mi Ok mendengar ini dan tampak prihatin. Ia mengajak Ho Se makan karena sudah minta bantuan Ho Se.



Mi Ok menggandeng lengan Ho se dan bertemu Presdir Kang. Mereka saling berkenalan. Mi Ok terlihat terkesan dengan Presdir Kang.



Ada seorang pembantu datang ke keluarga Kang. Membuat Ny. Seo dan Sae Byuk kaget. Ho Se berkata ia yang mempekerjakan-nya, untuk membantu ibunya juga. Karena Sae Byuk akan kerja di kantor.

Ny. Seo marah dan menuduh Sae Byuk menyuruh Ho se mencari pembantu.



Sae Byuk heran kenapa Ho Se melakukan ini. Ho Se berkata ia tahu soal kimchi itu.

Sae Byuk kaget, darimana. Apa dari Jeong Mi Ok?



Ny. Seo masuk ke kamar mereka dan berkata ia sudah habis kesabarannya dan sama sekali tidak mengijinkan Sae Byuk kerja di kantor.

Sae Byuk memohon agar tetap diijinkan kerja, Presdir masuk dan ikut membujuk istrinya. Tapi Ny. Seo tidak bergeming.



Mi Ok olahraga di kamar dan ingat percakapan Ho Se tentang efisiensi karyawan. Ia telp seseorang tentang jumpa penggemarnya dan juga kolektor lukisannya.

Mi Ok ingin mengadakan jamuan makan malam untuk mereka dan minta diatur jadwalnya.



Mi Ok mengambil foto Sae Byuk dan dirinya, ia janji akan mengurus semuanya.



Ny. Lee menyodorkan kontrak pada Jo Sang Ki. Sampai kapan kau mau tinggal seperti lintah di sini.

Jo Sang Ki berkata ia harus menunggu dulu. Keluarga Lee memberikan aturan :

1. So Young minta Jo Sang Ki tidak menemui keluarganya.

Jo Sang Ki memotong, keluarga yang mana? ada aku, kau dan Yun Hui...



Yun Hui memotong, no. 2 : Jangan memanggil nama atau melihatku!

Jo Sang Ki : Omong kosong, aku seharusnya memanggil anakku, anak dan istriku, istri.

Tae Young marah dan mencengkeram baju Jo Sang Ki, awas kalau kau berani menyentuh So Young.

Jo Sang Ki mengalah dan tanya apa dia akan mendapat kamar So Young. So Young teriak dan berkata Jo Sang Ki tidur di sofa saja.



Dr. Nam mengajak Soo Bin ke panti asuhan, anak-anakku! Ia membagikan pizza untuk mereka.

Anak-anak senang sekali dan mengerumuni mereka.



Dr. Nam minta maaf karena mengajak Soo Bin begitu saja ke Afrika, ia minta Soo Bin menunggunya saja. Ia juga menitipkan anak2 ini pada Soo Bin.

Nam : Sesekali, datanglah dan temani mereka, ajak bicara dan bantulah membuat PR.



Dr. Nam mengantar Soo Bin pulang dengan sepeda. Ia tahu Soo Bin tidak suka dibonceng sepeda, tapi ini yang terakhir kalinya.

Soo Bin berkata tidak ingin kehilangan Nam dan justru memutuskan untuk ikut bersama Dr. Nam ke Afrika.



Dae Gu dan Yeon Shil terkejut saat mendengar rencana Soo Bin yang ingin ikut Nam ke Afrika.

Yeon Shil marah, bahkan ia berkata harus menguburkan dirinya dulu kalau ingin pergi.



Sae Byuk dan Ho Se akan berangkat ke kantor saat ada guru les bahasa Inggris yang datang.

Guru itu dipanggil oleh Ny. Seo untuk mengajar bhs Inggris ke Sae Byuk.



Sae Byuk minta maaf, tapi ia tetap ingin ke kantor dan akan membahas jadwal lesnya nanti sore saja bersama Ny. Seo.

Ny. Seo tidak percaya dan tetap melarang Sae Byuk ke kantor.



Ho Se dan Presdir Kang membela Sae Byuk dan mereka mengajak Sae Byuk ke kantor.



Sae Byuk masuk ke kantor dan semua temannya menyambutnya. Soo Bin masuk dan berkata pada Pak Jang kalau ia dipanggil Ho Se. Pak Jang termasuk yang masuk program efisiensi karyawan.



Jang panik dan menghadap Ho Se, ia mohon agar tidak dipecat. Ia punya 3 anak dan anak kembarnya masih belum genap 1 th. Ibu mertuanya juga baru saja masuk ke panti jompo. Kalau dipecat, ia bisa tamat.

Ho Se minta maaf dan berkata tidak bisa apa-apa, itu bukan keputusannya. Ia menghela nafas dan Pak Jang menangis.



Jo Sang Ki masuk kamar Yun Hui untuk mengecek, ia memuji Yun Hui yang rajin belajar.

Yun Hui kesal dan keluar kamar. Jo Sang Ki akan keluar juga tapi matanya tergoda dengan dompet Yun Hui.



Jo Sang Ki mencuri uang Yun Hui. So Young masuk dan marah, ia tidak percaya kalau Jo Sang Ki tega mencuri dari putrinya sendiri.

So Young memukuli Jo Sang Ki.

Sang Ki minta So Young menghentikannya.



So Young meledak, ia sebenarnya punya banyak hal untuk dikatakan ke Sang Ki. Tentang Yun Hui yang selalu menanyakan ayahnya.

Apa kau ingat, saat aku menunggu di depan pintumu selama berjam-jam? Dan saat kau membukanya, kau mengusirku dan mengunci pintumu!



Sang Ki minta maaf, waktu itu ia masih muda. Ia ingin memperbaikinya lagi.

So Young murka dan berkata sudah terlambat. Lalu memukuli Sang Ki dengan kalap. Tae Young masuk dan membawa pergi istrinya. So young teriak histeris.



Tae Young membawa So Young pulang dan menenangkannya. So Young sedih karena Sang Ki belum mati. Aku sedih karena dia adalah ayah Yun Hui. Bagaimana dia bisa kembali begitu saja setelah 20 th?



So Young minta maaf ke Tae Young. Tae Young menghiburnya, apapun yang terjadi dan betapa sulitnya kehidupan, tidak satupun yang bisa merusak hubungan mereka. Dan selalu mencintai dan percaya satu sama lain.

Tae Young memeluk So Young.



Soo Bin, Sae Byuk dan semuanya rapat untuk membahas strategi marketing baru.



Jeong Mi Ok menemui presdir Kang. Ia berkata punya beberapa kenalan CEO dan ingin mengenalkannya ke Presdir Kang.



Mi Ok : Aku hanya akan mengatur perkenalan ini dan kau akan memutuskan bagaimana mereka bisa memberikan keuntungan bagi Lohas.

Ia melakukan ini demi Sae Byuk.



Ny. Seo masuk ke kantor Soo Bin dan mencari Sae Byuk. Tapi Sae Byuk ke pabrik dan akan langsung pulang.



Ny. Seo mengerti dan pergi ke kantor suaminya, ternyata kosong. Ia heran, kemana semua orang? Apa mereka ingin sembunyi dariku?

Ny. Seo telp suaminya dan Presdir Kang berkata ia sedang sibuk karena urusan pekerjaan.



Mi Ok dan Presdir Kang sampai di hotel mewah dan masuk lift.



Ada Ny. Park dan seorang wanita, mereka mengenali Presdir Kang. Itu Presdir Lohas kan? apa kau tahu siapa wanita itu, dia Jeong Mi Ok dan sangat terkenal di New York.



Ny. Seo pulang dalam keadaan kesal. Ia melampiaskan kemarahan ke Yu Ri.



Seorang stylis datang untuk mengajar Sae Byuk berbusana. Tapi Sae Byuk tidak ada. Jadi Ny. Seo menemuinya dan minta maaf.



Wanita itu, adalah yang tadi di hotel. Ia berkata tidak masalah. Ia hanya meninggalkan beberapa baju saja dan minta Ny. Seo memilih mana yang mereka sukai.

wanita itu tanya apa Presdir Lohas kenal dengan Jeong Mi Ok.



Ny. Seo kaget. Wanita itu berkata ia melihat Presdir Kang di hotel bersama Jeong Mi Ok dan kalau Mi Ok itu pelukis terkenal di New York, dan ia adalah penggemarnya.



Ny. Seo ingat kata2 suaminya saat menolak telp darinya dan merasa gelisah.



Ho se dan Sae Byuk menemui keluarga Kim dan menawarkan kerja sama. Mereka akan masuk pasar home-shopping dan mengajak memasang iklan bersama agar biaya bisa ditekan.



Tae Poong berkata itu ide yang bagus, ini win-win situation. Mereka dapat uang, kita juga akan dapat uang. Dan bisa menghemat biaya. Semuanya tampak yakin.



Sae Byuk ke dapur untuk mencuci piring. Yeong Suk melarangnya. Sae Byuk mohon agar Yeong Suk menyuruh Mi Ok pergi, karena Mi Ok bahkan mengatakan ke Ho Se tentang masalah kimchi itu.

Yeong Suk kaget. Sae Byuk berkata ia sudah berusaha, tapi tetap tidak suka dengan Mi Ok. Yeong Suk mengerti dan akan melakukan sesuatu.



Sae Byuk+Ho se pulang dan Mi Ok datang. Yeong suk masuk kamar Mi Ok dan ingin mengemasi barang2 Mi Ok.

Tanpa sengaja menemukan foto Mi Ok dengan Sae Byuk kecil, ada tulisan di balik foto : 1989, putriku Soo Jin dan aku.

Yeong Suk kaget.



Mi Ok datang dan langsung merampas foto itu, kenapa kau mengintip barang2ku? apa yang kau lakukan di kamarku?



Mi Ok jalan keluar. Yeong Suk mengikutinya, Jeong Mi Ok! Siapa kau?



Yeong Suk : Tunggu dulu Jeong Mi Ok! Kau..kau adalah ibu kandung Sae Byuk kan? Kau bukan teman ibunya, kau adalah ibunya!



YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146]