Showing posts with label You Are My Destiny. Show all posts
Showing posts with label You Are My Destiny. Show all posts

Tuesday, September 13, 2011

You Are My Destiny episode 178 - Final

Yeong Suk minta Sae Byuk bergegas ke RS. Sae Byuk keluar diikuti semuanya. Ibu Sae Byuk pingsan.

Mi Ok sudah di RS dan dilarikan ke ruang ICU.

Ny. Seo teriak, Mi Ok bangun, kumohon! Mi Ok tidak bisa seperti ini, kumohon bangunlah! Sabuin! (Panggilan untuk besan, ibu menantu perempuan)

Bangun Mi Ok! Buka matamu, kau tidak bisa pergi seperti ini. Kau harus memberiku kesempatan untuk menyelamatkanmu. Kau harus memberiku kesempatan untuk minta maaf. Kau harus melihat putrimu hidup bahagia, kumohon buka matamu.

Dae Gu mendapat laporan kalau Seniman Jeong Mi Ok memberikan sumbangan yang sangat besar.

Mi Ok sadar, ia membuka matanya.
Ny Seo langsung tanya, kau tidak apa-apa? Apa kau melihatku? Kau ada di RS sekarang.
Mi Ok menanyakan Soo Jin. Ny. Seo berkata kalau Soo jin sedang dalam perjalanan ke sini, tunggulah sebentar.

Mi Ok : Jika Soo Jin tiba, kumohon katakan padanya kalau aku sangat mencintainya.
Min Jung : Apa katamu? Jangan berkata seperti itu, dia sedang dalam perjalanan, jadi kumohon tunggulah sebentar lagi, kumohon. Jangan khawatir, aku akan menyelamatkanmu. Jangan khawatir.

Dr. Kim memanggil Ny. Seo keluar, ia minta Ny. Seo memanggil semua keluarga Mi Ok. Tidak ada banyak waktu lagi.
Ny. Seo kaget, tidak masuk ke sana dan bantulah dia. Aku membawa donor yang cocok untuknya. Tapi Dr. Kim berkata sudah terlambat.

Sae Byuk dan keluarga Kim tiba. Dimana ibuku? Lalu ia bergegas lari ke kamar.
Sae Byuk, Ho Se, Yeong Suk menemui Mi Ok, ibu Soo Jin disini.

Mi Ok : Soo Jin aku minta maaf. Putriku aku minta maaf karena tidak membuat semuanya lebih indah untukmu.

Sae Byuk minta ibunya jangan mengatakan hal itu, jika kau menyesal kau bisa membuat semua hal lebih baik mulai sekarang. Ibu kuatlah.
Mi Ok minta maaf berkali-kali ke Sae Byuk. Sae Byuk menangis jika ibunya pergi kali ini, ia tidak akan bisa memaafkan Mi Ok.

Mi Ok : Onnie..
Yeong Suk : Aku mengerti. Jangan mencemaskan Sae Byuk. Aku akan menjaga Sae Byuk dan aku akan pastikan ia hidup bahagia.

Mi Ok berkata ke Sae Byuk kalau ia benar2 bahagia bertemu dengannya dan tahu kalau putrinya bersama orang baik.
Mi Ok melihat ke sekeliling. Yeong Suk mengerti, apa kau mencari Sabuin (Ny. Seo)? Yeong Suk minta Ho Se memanggil ibunya.

Ny. Seo masuk dan mendekat, ia mendengar permintaan Mi Ok.
Ny. Seo tidak bisa bicara, Yeong Suk yang membantunya bicara, agar Mi Ok tidak perlu khawatir karena mereka akan menjaga Sae Byuk. Kami akan memastikan ia tidak akan menangis, kami berdua akan menjaganya.

Mi Ok tersenyum dan menghembuskan nafas terakhirnya.
Mi Ok meninggal dunia.

Sae byuk : Ibu!
Sae byuk ingat pertama kali bertemu Mi Ok, Ajumma kau siapa?

Mi Ok : Nama asli Jang Sae Byuk adalah soo Jin. Kim Soo Jin. Aku mencintaimu, aku benar2 mencintaimu. Selama ini, aku sangat merindukanmu. Aku gila karena membuangmu dan aku tidak pernah merasa tenang sejak meninggalkanmu.
Sae Byuk minta dikembalikan waktunya. Kembalikan 20th-ku dan jangan membuangku. Selama tahun-tahun itu saat aku menangis sendirian, sedih, dan kesepian. Jangan membuatku hidup seperti tahun-tahun itu.

Sae Byuk menangis dan Yeong Suk memeluknya.
Semua mendengar berita kematian Jeong Mi Ok. Dae Jin, Dae Gu, Nenek, So Young semua bersedih.

Presdir Kang dan Yu Ri juga mendapat kabar. Yu ri menangis di pundak ayahnya.

Satu bulan kemudian

Yeong Suk, Dae Jin dan Nenek pulang, mereka membicarakan Mi Ok dan Ray. Ray sepertinya orang yang sangat baik.

Yeong Suk minta Tae Pong membantunya membersihkan ruangan Mi Ok. Sudah sebulan dan setiap kali Sae Byuk kesini, dia berdiri di depan pintu dengan air mata. Aku janji pada Mi Ok untuk membantu Sae Byuk melalui ini dengan cepat.
Tae Pong mengerti. Dae Jin mencemaskan Sae Byuk. Apa yang ia lakukan, kita tidak melihatnya dalam beberapa hari.

Sae Byuk telp Ny. Seo dan minta ibu mertuanya pulang. Ibu sudah sebulan dan kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan kalau kau tidak disini.
Ny. seo tidak mau pulang dan menutup telp. Yu Ri mendekatinya.

Yu ri minta Sae Byuk tidak perlu cemas. Besok pagi, dia dan Presdir akan kesana dan membujuk ibunya.

Ponsel Sae Byuk bunyi. Ternyata dari Pengacara Mi Ok. Ia sudah ada di depan rumah Kang.
Tuan Jo membawa Sae Byuk ke galeri. Sae Byuk terpesona, ini semua karya ibuku? Pengacaranya membenarkan, sebagian besar adalah karyanya, kecuali yang sudah terjual.

Sae Byuk tertegun melihat lukisan foto diri Jeong Mi Ok. Ia menahan air matanya.

Pengacara Jo menjelaskan kalau semua ini diwariskan ke Sae Byuk. Ia perlu waktu untuk mengurus pelepasan hak dari keluarga di Amerika. Tapi semua sudah selesai sekarang.
Sae Byuk mendapatkan galeri, semua lukisan Mi Ok, saham Lohas milik Mi Ok senilai 3,5 Miliar Won, dan semua uang Mi Ok.

Sae Byuk konsultasi dengan Ho se mengenai apa yang akan dia lakukan dengan orang tuanya. Apa Ho Se tidak apa-apa. Ho Se berkata tentu saja, itu kan uang Sae Byuk sendiri dan dia bisa melakukan apa yang ia inginkan.

Sekretaris Dae Gu membawakan surat dari seseorang yang menerima kornea Jeong Mi Ok.

Sae Byuk membahas beberapa hal dengan Dae Jin dan Yeong Suk. Ternyata Mi Ok juga meninggalkan uang untuk Dae Jin. Dae Jin merasa tidak pantas menerimanya. Tae Pong berkata terima saja Ayah, hahaha..

Dae Gu datang dan berkata ia punya surat untuk Sae Byuk. Ini surat dari penerima kornea mata Jeong Mi Ok. Orang itu berkata dia bisa melihat lagi dan hatinya berubah dan akan hidup dengan baik mulai sekarang.

Sae Byuk berkata ia juga merasakan hal yang sama saat ia menerima kornea dari Dr. Kim Na Young. Ia ingin membentuk yayasan untuk membantu orang buta agar bisa melihat lagi.

Sae Byuk tanya pengacara, apa boleh uang ibunya untuk hal seperti itu. Tuan Jo berkata tentu saja boleh. Dae Jin menyumbangkan uangnya. Dae Gu berkata harus dibentuk yayasan. Tae Pong usul, namanya Sae Byuk foundation saja. Semua setuju.

So Young dan Tae Young masuk dan berkata kalau So Young pintar membuat mie dan tanya apa mereka bisa membagi mie dengan mereka satu kali lagi. Maksudnya mengadakan syukuran, karena mie artinya umur panjang.
Tae Young berkata kalau anak-anak ingin menyelenggarakan upacara pernikahan untuk Dae Jin dan Yeong Suk.

Yeong Suk kaget dan merasa malu, itu konyol sekali. Yeong Suk pergi ke dapur.
Dae Jin tanya apa Ny. Seo masih ada di kuil.

Ny. Seo menyepi di kuil, ia berdoa, menanak nasi, dan menyapu kuil.

Sae Byuk muncul dan memuji kalau nasi di kuil harum sekali dan menceritakan kegiatan mereka. Ho Se benar2 sibuk akhir2 ini dan ayah mertua selalu tanya, kapan ibu mertuamu pulang?

Sae Byuk mengikuti Ny. Seo dan terus bicara.
Yu Ri berlatih piano setiap hari, dia mungkin akan tampil. Sae Byuk mengambil sapu dari tangan Ny. Seo, biarkan aku yang melakukannya.

Ny. Seo menolak, lupakan..
Sae Byuk berkata ia dapat penghargaan di kantor sebagai karyawan terbaik bulan ini.
Ny. Seo : Pulanglah.

Sae Byuk : Ibu mertua, sudah sebulan sejak kau disini.
Ny. Seo : Aku bilang pulanglah.

Sae Byuk masih membujuk Ny. Seo, ayo pulang bersamaku, rumah terasa kosong tanpa dirimu.
Lalu Sae Byuk pulang, sambil teriak Ibu! Aku akan kembali lagi besok!
Ny. Seo melihat ke arah Sae Byuk.

Sae Byuk pulang dengan tangan hampa. Yu Ri merasa ibunya keras kepala, dia tidak mendengar siapapun. Aku, Ayah, Ho Se maupun kau dia tidak akan mendengar siapapun. Harus ada sesuatu yang mengejutkannya.

Yu Ri bertekad untuk membuat ibunya kaget. Ia telp kuil dan berkata kalau Sae Byuk jatuh.
Ny. Seo mendapat kabar itu dan kaget, apa menantuku? Aku baru saja melihatnya dan dia baik-baik saja. Apa yang terjadi?

Ny. Seo pulang. Ia mencemaskan Sae Byuk, kau tidak apa-apa? Dimana yang luka?
Sae Byuk kaget, ibu mertua...
Ny. Seo mendengar kalau Sae Byuk jatuh. Sae Byuk berkata ia tidak apa-apa. Ny. Seo kesal, kalian cari perkara denganku.

Sae Byuk melarang Ny. Seo pergi. Ny. Seo masih merasa bersalah, aku hidup dan dia meninggal. Bagaimana aku bisa menunjukkan diriku padamu? Setiap kali kau melihatku, pasti akan menyakiti hatimu.
Sae Byuk berkata saat itu mereka tidak punya pilihan, jangan pergi lagi bu.

Ny. Seo : Minggir.
Sae Byuk : Ada alasan lain, apa kau tidak tahu kalau darahku mengalir di tubuhmu?
Ny. Seo tidak percaya, kau tidak takut dengan ibu mertuamu sama sekali, ya kan?

Sae Byuk : Apa lagi yang harus ditakutkan. Kau adalah aku dan aku adalah kau. Lebih dari Ho Se, Yu ri, atau Ayah. darah kita sama. Kau janji pada ibu kandungku kalau kau akan menjagaku. Tepati janjimu, ibu.
Ny. Seo : Kau ini benar2..

Sae Byuk : Apa kau tidak bisa tinggal bersamaku dan mencintaiku. Aku benar2 ingin menerima cintamu. Aku mencintaimu, ibu.
Ny. Seo menyerah, aku mencintaimu juga dan aku minta maaf. Aku mencintaimu. Keduanya berpelukan, Ho Se, Yu Ri dan Tuan Kang muncul.

Satu Tahun Kemudian

Soo Bin bergegas ke kantornya menyampaikan kabar gembira, mereka menggunakan design Jeong Mi Ok dan produknya sukses. Semua gembira.
Sae Byuk mengingatkan tentang pembukaan Yayasan Sae Byuk. Soo Bin berkata kalau Lohas juga menjadi sponsor Yayasan ini jadi mereka harus pergi, karena ini Yayasan kita.

Yeon Shil dan keluarganya memakai seragam pyororo pink mereka. Soo Bin sebenarnya malas mengenakan seragam ini tapi Ayahnya berkata sudahlah lagipula keluarga kita bukan pusat perhatian untuk hari ini.
Bok Dong memberikan kartu pos untuk Soo Bin, ternyata dari Nam Gyun Wook (Dr. Nam, kenapa tidak muncul lagi)
Ibu Soo Bin langsung ribut, sebenarnya bagaimana hubungan kalian, kapan dia akan kembali dari Afrika? dll dsb

Keluarga Kim juga bersiap pergi. Tae Young dan So Young sudah memiliki anak laki, namanya Kim Yoon Su. Nenek menyebutnya Pangeran kecil dan sangat menyayangi Yoon Su sampai So Young lupa kalau dia adalah ibunya.
Dae Jin tanya kapan film So Young diputar. So Young berkata akhir pekan ini. Dae Jin ingin nonton, menantunya membuat film, sebagai mertua ia harus nonton pertama kali.

Keluarga Kang juga siap pergi. Ayah menegur Yu ri yang mengenakan rok mini. Yu Ri berkata ia mewarisi kaki panjang ayahnya, jadi mau bagaimana lagi.
Sae Byuk seperti kurang enak badan dan ingin minum air hangat.

Ny. Seo muncul dan Sae Byuk merapikan bajunya, ibu kau tidak bisa mengenakan baju tipis seperti ini. Ia tanya bagaimana penampilan-nya.

Ny. Seo minta Sae Byuk mengulurkan tangan dan memberikan cincin-nya. Itu cincin yang ia terima dari ibu mertuanya dulu (Ibu Presdir Kang). Sae Byuk senang sekali dan ingin menyimpannya selamanya.
Ny. Seo : Tidak bisa, kau harus memberikan-nya untuk menantumu kelak.
Sae Byuk : Ayo kita pergi.
Ny. Seo berkata harus ke satu tempat dulu dan ia menyuruh Sae Byuk pergi duluan. Kita ketemu disana.

Dae Gu membuka acara peluncuran Sae Byuk Foundation. Yayasan yang akan memberikan kornea mata untuk orang yang membutuhkan. Lohas juga menjadi sponsor utamanya. Dae Gu memanggil Kim Sae Byuk untuk memberikan sambutan.
Sae Byuk memberi salam, mengucapkan terima kasih dan menjelaskan tujuan Yayasan-nya ini.

Seorang reporter tanya, apa Yayasan ini hanya dibentuk untuk memperbaiki nama Lohas saja.
Sae Byuk tidak bisa menjawab, ia sedikit kaget, apa?

Lalu tiba-tiba ada suara yang tajam, pertanyaan apa itu? Ny. Seo Min Jung muncul.

Ny. Seo berkata kalau Sae Byuk adalah menantunya dan ia juga seorang penerima kornea mata. Jadi dia dengan tulus ingin membantu orang.
Sae Byuk tersenyum ke mertuanya dan Ny. Seo balas tersenyum dengan manis. Yeong Suk dan Ny. Seo saling berpandangan sambil senyum.

Acara gunting pita dimulai. Dae Gu dan Yeon Shil rebutan gunting pita lagi seperti episode awal.

Dae Jin ingin segera pulang, tapi anak-anaknya mengajak melihat2 ke ruangan dalam.
Mereka berkata kalau aula utama bisa digunakan untuk acara2 resmi seperti pernikahan atau rapat, dll

Mereka berkata kalau pasangan pertama yang akan menikah disini adalah Ayah dan Ibu.
Dae Jin dan Yeong Suk kaget. Apa?
Tae pong dan Yu Ri lari membawa baju pengantin.
Nenek terharu, aku selalu merasa sedih karena kalian tidak bisa mendapatkan pernikahan yang pantas. Sekarang anak2 kalian ingin melakukan untuk kalian. Kalian harus menerimanya.

Mereka berseru, menikah! menikah! menikah! akhirnya pasangan Dae Jin+Yeong Suk menyerah.

So Young dan Sae Byuk merias ibunya. Nenek merias dahi Yeong Suk. Keduanya siap sebelum masuk ke aula.

Pasangan pengantin jalan masuk dengan malu-malu. Semua bersorak dan tepuk tangan.

Sae Byuk's voice over : Mereka adalah orang asing, tapi tiba-tiba mereka semua jadi keluargaku. Hanya memanggil nama mereka saja membuatku merasa hangat.

Keluarga Kak Tae Young yang sudah mengalami banyak hal, tapi tetap saling mencintai dan sekarang paling berbahagia.

Kak Tae Pong dan Yu Ri, yang paling tidak dewasa. Tapi mereka benar-benar menyayangi keluarganya. Tae Pong dan Yu Ri saling cium pipi. Mereka tidak peduli kalau ketahuan keluarga, karena sudah setahun. Mereka siap mengaku kalau mereka pacaran.

Ada perubahan di keluarga Paman Dae Gu. Lalu keluarga tiriku, dan keluarga suamiku.
Dengan mereka kami tertawa dan menangis bersama. Lalu mungkin akan lebih menangis dan tertawa bersama lagi karena kami adalah keluarga.

Mereka siap foto bersama pasangan pengantin. Sae Byuk tukar dengan Ho se. Ia berdiri sambil merangkul Ny. Seo. Semua ketawa dan foto.

Tiba-tiba Sae Byuk merasa mual. Semua kaget, Sae Byuk apa kau hamil?
Benarkah Sae Byuk? Nenek, Yeong Suk dan Min Jung ribut.

Sae Byuk dalam hati : Aku mencintai keluargaku.

Thank you all for watching, you've all been a wonderful audience *bows* curtain closes


TAMAT

YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147], [148], [149], [150], [151-152], [153-154], [155], [156], [157], [158], [159], [160], [161], [162], [163], [164], [165], [166], [167], [168], [169], [170], [171], [172], [173], [174], [175], [176], [177]

You Are My Destiny episode 177

(Kenapa adik dan kakak, kelihatan lebih muda kakaknya? hahaha)

Min Ae kaget melihat kakaknya. Ny. Seo berkata lama tidak bertemu. Min Ae tidak mengerti, bagaimana kakaknya bisa melakukan ini. Disini bukan Busan, ini Amerika.
Ny. Seo mengatakan ada yang mendesak dan berkata sebelum Min Ae setuju menyumbangkan sumsum tulangnya, ia tidak akan pergi. Karena kau memegang kunci untuk hidup seseorang.

Presdir Kang tanya ke Yu Ri, jadi ibumu ke Amerika? Yu Ri membenarkan. Presdir mengatakan ke Ho Se kalau ibu ke Amerika demi sumsum tulang. Lalu tanya tentang Mi Ok.

Mi Ok juga ingin pergi ke pertemuan pemegang saham itu dan telp pengacaranya, ia ingin pengacaranya menyiapkan semuanya.

Yeong Suk tanya kemana Mi Ok dan Sae Byuk berkata kalau ada masalah penting jadi ibunya harus pergi. Yeong Suk mengatakan kalau Mi Ok hampir pingsan kemarin dan digendong pulang oleh Ho Se.
Sae Byuk mendapat telp, untuk menghadiri rapat pemegang saham. Sae Byuk heran, aku tidak memiliki saham Lohas.

Sae Byuk bertemu Pengacara Mi Ok, ia kaget melihat saham Lohas yang diberikan Mi Ok padanya. Pengacara juga memberikan dokumen surat wasiat Mi Ok.

Pengacara berkata kalau ada masalah penting yang harus dilakukan Mi Ok dan Mi Ok meminta
Sae Byuk menghadiri rapat menggantikannya. Anda harus hadir dan memberikan dukungan untuk CEO yang sekarang.

Rapat dimulai dan Presdir minta maaf dengan kondisi Lohas. Penjualan yang turun dan mempengaruhi harga saham. Ia bertanggung jawab penuh atas masalah ini. Mereka minta Presdir mundur saja, tidak perlu voting segala macam.

Presdir Kang berkata demi masa depan Lohas, ia tidak bisa turun dan menyerah begitu saja. Choi minta Presdir mundur.
Presdir : Aku sudah menghabiskan masa mudaku di Lohas, sejarahku selama 30th dengan perusahaan ini. Lohas sedang memasuki masa baru dalam pengembangan riset dll.

Para pemegang saham mulai ribut. Ketua rapat berkata untuk memulai voting.

Sae Byuk datang, apa kabar. Saya Jang Sae Byuk mewakili Jeong Mi Ok dan saya mendapat mandat dari Jeong Mi ok untuk melakukan voting atas namanya.
Presdir Kang dan Ho Se kaget melihat Sae Byuk.

Hasilnya : 57% suara untuk Presdir Kang Chil Bok untuk tetap menjabat sebagai CEO Lohas.

Soo Bin keluar dan mengatakan hasilnya pada staf diluar. Semua bersorak kegirangan.

Min Ae : Kakak, aku benar2 tidak tahu apa yang harus kulakukan, IVF terakhirnya gagal. Aku kacau secara fisik dan emosi.
(IVF : In Vitro Fertilization)

Ny. Seo : Min A, ini menyangkut masalah nyawa seseorang. Aku tahu kau sudah berusaha mengandung selama 6 th ini dan itu membuatmu sangat lelah. Tapi setelah mendonorkan sumsum tulangmu, kau tidak akan mendapat masalah untuk melakukan prosedur bayi tabung lagi.
Min Ae tidak mau tahu, apapun yang dilakukan Ny. Seo tidak akan membuatnya berubah pikiran.

Ny. Seo : Min Ae, aku mohon, tolong bantu aku, bantu aku menyelamatkan nyawa ibu menantuku. Jika wanita itu meninggal, aku tidak bisa pulang dan menjalani hidupku. Kau keterlaluan, bagaimana kau bisa tidak punya perasaan?
Aku akan sangat berterima kasih padamu dan mengingat kebaikanmu sepanjang hidupku. Aku akan membuka jendelaku ke arah dimana kau berada dan membungkuk padamu setiap hari. Jika wanita itu meninggal, aku tidak bisa hidup lagi.
Kumohon, aku sedang memohon padamu!

Min Ae : Kakak!
Ny. Seo : Apa kau masih ingat saat ibu meninggal? Kau berbisik padaku dan berkata akan sangat menyenangkan jika ibu bisa melihat aku melahirkan bayi sebelum meninggal. Ibu menantuku juga tidak punya keinginan lain selain menyaksikan putrinya hidup bahagia. Aku ingin memenuhi harapannya dan menyelamatkannya dan memberikan kesempatan padanya untuk menyaksikan putrinya benar2 hidup dengan bahagia. Untuk itu aku memohon, tolonglah aku.

Min Ae menyerah, baiklah aku tahu, aku akan melakukannya. Ny. Seo kaget, ia senang sekali, benarkah?

Presdir Kang berterima kasih pada Sae Byuk yang menyelamatkan posisi-nya. Ia mencemaskan istrinya yang pergi ke Amerika. Sae Byuk heran, kenapa ibu ke Amerika.
Yu Ri membuka rahasia kalau ibunya ingin membujuk adiknya memberikan sumsum tulangnya untuk Mi Ok.

Ny. Seo telp dan berkata kalau adiknya setuju. Ia minta Ho Se telp Dr. Kim untuk segera menyiapkan operasi.

Ho se berterima kasih pada ibunya. Sae Byuk gembira sekali dan akan mengatakan ini pada Mi Ok. Presdir juga senang, ya cepat kau pergi menemuinya.

Sae Byuk pulang untuk menyampaikan kabar baik ini, tapi Mi Ok belum pulang. Keluarga Kim gembira mendengar berita ini.

Dr. Kim minta Mi Ok segera dirawat karena meskipun mendapatkan donor, kau tidak bisa menerima transplantasi karena kondisinya sudah sangat parah.
Mi Ok berkata akan segera pulang ke Amerika dan berobat disana.

Keluarga Kim menunggu Mi Ok dengan gelisah. Mi Ok pulang dan heran, kenapa kalian semua menyambutku? aku bukan Jendral yang kembali dari medan perang kan?
Sae Byuk : Kau dari mana? kenapa tidak menjawab telp?
Mi Ok menanyakan masalah pertemuan pemegang saham. Ho Se berterima kasih, semua lancar karena Mi Ok.

Yeong Suk berkata ada donor untuk Mi Ok. Mi Ok kaget dan Sae Byuk menjelaskan kalau bibi mereka dari Amerika akan memberikan sumsumnya untuk Mi Ok.
Mi Ok senang, benarkah? benarkah?
Nenek juga bahagia, tentu saja! itu benar! Ketulusanmu menyentuh langit, kau dan Sae Byuk akan hidup bersama dan menikmati banyak kemurahan.

Presdir Kang bahkan datang untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan mereka, Sae Byuk dengan sumsumnya menyelamatkan Ny. Seo. Mi Ok menyelamatkan Lohas.

Mi Ok : Jangan seperti itu, sebenarnya saat aku dan Ny. Seo bertengkar waktu itu, aku membeli saham Lohas untuk melindungi Sae Byuk, tidak akan pernah berpikir kalau saham itu bisa bermanfaat seperti itu. Aku malu dengan ucapan terima kasihmu. Apa Ny. Seo ke Amerika demi aku?
Presdir membenarkan, sayangnya bayi tabung adik kami gagal, jadi ia setuju sekarang.
Nenek : Bagi kita ini hal baik, tapi baginya kita hanya bisa mengatakan penyesalan kita. That's life.

Tae Pong dan Yu Ri saling lirik penuh arti, lalu Tae Pong keluar. Yu Ri ikut jalan keluar.

Yu Ri berkata ke Tae Pong kalau semuanya baik dan ini karena Sae Byuk. Tae Pong : Kau baru sadar sekarang?

Yu Ri teriak keras, Ya, Kakak ipar adalah berkat bagi kami! Terima kasih. Mulai sekarang aku akan mematuhi semua perintahmu, apapun yang kau inginkan aku akan melakukannya!!
Tae Pong malu, hei orang -orang melihatmu!
Yu Ri tetap ingin melanjutkan hubungan dengan Tae Pong dan ingin mengatakan ke keluarga mereka.

Tae Pong kaget, jangan! Jelas tidak boleh. Yu Ri berkeras, cepat atau lambat mereka akan tahu, jika mereka menikam kita, kita akan menerimanya.
Tae Pong : Bagaimana kalau tikaman itu jadi hukuman mati, apa yang harus kita lakukan? Jangan lakukan itu sekarang.

Tae Pong minta Yu Ri bersabar, satu tahun, tunggu setahun dan kita lihat, jika kita masih ingin bersama, kita katakan pada mereka.
Yu Ri : Bagaimana jika mereka tidak setuju?

Tae Pong : Kalau begitu kita lari ke ujung dunia dan tinggal bersama disana.
Yu Ri : Setuju, asal bersamamu aku tidak peduli kalau kita akan tinggal di Kutub Selatan sekalipun.
Keduanya berpelukan.
Tae Pong : Sebelum kau ke kutub selatan, kita skating saja dulu.
Yu Ri : Ok, skating, ayo!

Soo Bin marah karena Bok Dong mencoret-coret buku designnya. Yeon Shil dan Dae Gu minta jangan meributkan hal kecil, kau sudah besar, jangan cemburu dengan anak kecil.
Soo Bin protes, cemburu apa, mana mungkin aku iri dengan anak 5th.
Yeon Shil mengajak semua berfoto. Dae Gu memegang sertifikat kalau Bok Dong resmi diadopsi mereka.

Soo Bin : Lihat apa yang digambar Bok Dong, apa ini Bok Dong?
Bok Dong : Hati dengan cinta. Ibu, Ayah, Noona, dan Bok Dong.
Soo Bin terharu, kakak mencintai Bok Dong juga, kau lucu sekali.
Yeon Shil kagum, Bok Dongku benar2 jenius, jenius.

Tae Young dan So Young menandai tgl2 penting di kalender. Ulang tahun ayah, Nenek, dan banyak lagi juga hari jadi mereka. Ternyata Dae Jin dan Yeong Suk belum punya foto pernikahan, karena dulu mereka miskin dan tidak sanggup mengadakan pesta pernikahan. Jadi mereka hanya menikah di catatan sipil saja.
So Young : Tae Young, aku punya ide bagus.
Tae Young : Apa?

Mi Ok telp Ray dan mengatakan ada donor untuknya di Korea. Ia akan telp Ray lagi saat akan operasi. Kau harus membawa semua anak-anak ke Korea, aku akan mengenalkan kalian semua pada Sae Byuk.

Sae Byuk : Apa aku boleh menginap disini bersamamu malam ini?
Mi Ok : Tentu saja, aku menerimamu sepenuh hati. Apa kata Ho Se? Tidak apa-apa kau menginap disini?
Sae Byuk : Ya, tidak apa-apa.

Mi Ok ingin membersihkan telinga Sae Byuk, seperti saat Sae Byuk kecil dulu. Dulu kau selalu tertidur di pangkuanku kalau sedang dibersihkan telinganya, kau berkata ibu memiliki harum yang khas, seperti harum teh. Dan kau menyukainya.
Sae Byuk tanya apa Ray itu pria yang baik dan seperti apa adik-adiknya. Apa mereka mencintai Ibu?

Mi Ok : Ya, mereka ingin tahu tentang kau. Sama seperti keluarga disini, mereka menyukaimu. Ibu akan mengenalkan mereka padamu.
Sae Byuk : Harum ibu benar2 mengagumkan, operasi nanti harus berjalan sukses, setuju?
Mi Ok mengiyakan.

Ny. Seo pulang bersama adiknya. Min Ae disambut dengan hangat oleh keluarga Kang. Ia memuji Sae Byuk, kau lebih cantik dari yang difoto.
Sae Byuk memberi salam dan berterima kasih atas bantuan Min Ae. Ny. Seo minta adiknya naik ke kamar Yu Ri dan istirahat.

Sae Byuk mengucapkan terima kasih pada Ny. Seo. Ia memeluk ibu mertuanya. Ny. Seo merasa malu, apa yang kau lakukan? Aku hanya membayar hutangku. Lalu melepaskan pelukan Sae Byuk dan jalan masuk. Tapi saat di kamar, Ny. Seo tersenyum tipis.

Ny. Seo memandang cincin Sae Byuk dan merasa bingung. Presdir melihatnya dan senang, apa ini cincinnya? Kau ingin memberikan pada menantu?
Ny. Seo mengelak, jangan mimpi. Aku cuma melihat2 kotak perhiasanku.

So Young mengumpulkan Tae Pong dan juga Sae Byuk+Ho se di kamar mereka. So Young menggelar acara rahasia, untuk merayakan pernikahan Dae Jin dan Yeong Suk.

Tae Young menjelaskan, saat Dae Jin dan Yeong suk menikah, mereka tidak bisa membuat perayaan karena miskin, jadi sebagai anak, mereka ingin membalas orang tua. Ho se setuju membantu.

Tae Pong memuji kakaknya, kau benar2 istimewa.
So Young : Tae Pong, itu karena aku baik.

So Young sudah menghitung semua biaya yang diperlukan, kalau ada yang kurang katakan saja.

Ho Se : Jangan permasalahkan biaya, katakan saja berapa totalnya aku akan mengurus masalah sewa tempatnya juga.
Tae Pong : Yah orang ini pamer kekayaan-nya lagi, kami anak2nya harus ikut ambil bagian juga.
Sae Byuk yakin Ayah dan Ibu akan sangat senang.
Tae Pong : Kapan tanggalnya? Dalam minggu ini?

Mi Ok merasa semakin lemah dan telp Ny. Seo, ia ingin bertemu.
Yeong Suk heran melihat anak2 yang kumpul di ruangan Tae Young, kenapa sunyi sekali? Ia ke dapur membuat kue dadar dengan kimchi untuk Ho Se.

Mi Ok masuk dan berkata akan bertemu Ny. Seo untuk berterima kasih dan memberikan Sae Byuk padanya. Mi Ok minta Yeong Suk memakai saja baju-bajunya, kau tahu onnie, setelah musim ini selesai, baju2 itu tidak bisa dikenakan lagi.
Yeong Suk : Sudahlah, tidak apa-apa. Aku akan ikut bersamamu menemui Ny. Seo, Sae Byuk jelas berkata kalau kau tidak boleh pergi sendiri.

Mi Ok berkata hanya akan ke cafe di dekat sini, tenang saja. Aku akan segera kembali.
Yeong Suk merasa tidak enak, kenapa aku merasa sangat tidak tenang dan berbeban?

Ny. Seo dan Mi Ok bertemu lagi. Lama tidak berjumpa.
Mi Ok : Jalan dari rumah ke sini seperti perjalanan 900 mil jauhnya. Aku berhenti di setiap blok untuk istirahat. Aku terlambat.
Min Jung : Aku seharusnya menjemputmu tadi. Silahkan duduk.

Tapi belum2 Mi Ok sudah jatuh pingsan. Min Jung kaget, apa kau baik2 saja? Oh Tuhan, Mi Ok, bangunlah. Tolong, disini, tolong bantu aku. Mi Ok!

Yeong Suk gelisah, katanya akan segera kembali, kenapa belum kembali juga?
Ada telp dan Yeong Suk mengangkatnya, Ya..Besan, ada apa? Apa? Ibu Sae Byuk kenapa?

So Young dll masih membahas pesta pernikahan Dae Jin+Yeong Suk.
Yeong Suk berkata dari luar, Sae Byuk berdirilah.
Sae Byuk heran, ada apa?
Yeong Suk : Pergilah ke RS, cepat! Ibumu pingsan.

YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147], [148], [149], [150], [151-152], [153-154], [155], [156], [157], [158], [159], [160], [161], [162], [163], [164], [165], [166], [167], [168], [169], [170], [171], [172], [173], [174], [175], [176]